Langsung ke konten utama

Logika dan Algoritma





 Pengertian Logika dan Algoritma.

Logika berarti kemampuan seorang manusia untuk berfikir  dengan akal tentang suatu permasalahan  yang menghasilkan kebenaran atau solusi dan di buktikan dengan dapat di terima akal.

Pengertian algoritma saling berkaitan dengan logika,sebagaimana arti dari algoritma itu sendiri yaitu urutan penyelesaian masalah yang di susun secara sistematis menggunakan bahasa yang logis untuk memecahkan suatu permasalahan.

contoh permasalahan sederhana untuk gambaran dari perngertian algoritma :


Diberikan dua buah gelas A dan B, gelasA berisi air teh dan
gelasB berisi air kopi. Pertukarkan isi gelas tersebut sehingga menghasilkan gelasA yang
semula berisi air teh menjadi berisi air kopi dan gelasB yang semula berisi air kopi menjadi
berisi air teh. 

Ilustrasi permasalahan ini dapat dilihat pada Gambar 1.1. 

 https://oversarjana.blogspot.com/2020/02/pengantar-logika-dan-algoritma.html
Gambar 1.1. Penukaran gelas isi gelas A dan gelas B.

Cara penyelesaian permasalahan ini adalah sebagai berikut. Untuk mempertukarkan
isi gelasdengan benar, maka diperlukan gelastambahan yang kita namakan gelasCsebagai
tempat penampungan sementara.Berikut Algoritmanya: 

 https://oversarjana.blogspot.com/2020/02/pengantar-logika-dan-algoritma.html
1. Siapkan gelas cadangan C
2. Tuangkan air teh dari gelas A ke dalam
gelas C (gelas A menjadi kosong).
3. Tuangkan air kopi dari gelas B ke dalam gelas A (gelas B menjadi kosong).
4. Tuangkan air teh dari gelas C ke dalam
gelas B.

Ilustrasi langkah-langkah algoritma
dapat dilihat pada Gambar 1.2.


                                                                                     
Dari contoh diatast dapat dipahami bahwa penyelesaian permasalahan penukaran isi
dua buah gelas sangat sederhana.  Dengan menggunakan  urutan langkah yang masuk akal atau
logis sehingga isi dari kedua nya sudah berpindah media, dari A ke B dan B ke A. Inilah yang
dinamakan “Algoritma”, urutan penyelesaian sebuah permasalahan dengan urutan dan
langkah yang logis dan masuk akal menghasilkan sesuatu langkah yang benar.


 Ciri-ciri Algoritma.

Tidak semua urutan langkah penyelesaian masalah yang logis dapat di sebut algoritma,Menurut Donalt E. Knuth, Algoritma mempunyai llima ciri penting :

  1. Fineteness (keterbaasan),Algoritma harus berahir setelah mengerjakan sejumlah langkah proses.
  2. Definiteness (kepastian),Setiap langkah harus di definisikan secara tepat  dan tidak berarti ganda.
  3. Input (masukan),Algoritma memiliki nol atau lebih data masukan (input).
  4. Output (keluaran),Algoritma memiliki nol atau lebih data hasil keluaran (output).
  5. Effectiveness (efektivitas),Algoritma harus sangkil (efektif), langkah-langkah algoritma dikerjakan dalam waktu yang wajar.

Sedangkan untuk sifat algoritma meliputi :

  1. Tidak menggunakan simbol atau sintaks dari bahasa pemrograman tertentu.
  2. Tidak tergantung pada bahasa pemrograman tertentu.
  3. Notasi notasinya dapat digunakan dalam bahasa pemrograman manapun.
  4. Algoritma dapat digunakan untuk mempresentasikan suatu urutan kejadian secara logis dan dapat diterapkan di semua kejadian sehari-hari.
Dan selanjutnya konstruksi algoritma terdiri dari tiga struktur dasar antara lain :
  1. Runtunan (Squence),dalam Squence terdiri dari satu atau lebih instruksi dan dikerjakan secara berurutan sesuai urutan penulisan instruksi.Urutan dari instruksi mempengaruhi hasil akhir suatu algoritma. Contoh sederhana 12x3:2+1=3,misal dirubah urutannya 1x2:3+12=8.                  
  2. Pemilihan (Selection),Instruksi yang di kerjakan dengan kondisi tertentu.Kondisi disini bisa adalah persyaratan yang bisa berarti benar atau salah.Instruksia akan dijalankan apabila kondisi bernilai benar.begitupun sebaliknya.Contoh :                                                                               1. Masukkan bilangan sebagai sebuah bilangan bulat
    2. Bagi bilangan dengan angka 2, simpan nilai sisa pembagian dalam variabel sisa
    3. Jika nilai sisa sama dengan 0 maka kerjakan langkah 4:
    4. Tampilkan ”GENAP” ke layar
    5. Jika nilai sisa tidak sama dengan 0 maka kerjakan langkah 6
    6. Tampilkan ”GANJIL” ke layar
    7. Selesai.
     
  3. Pengulangan  (Repetition),Instruksi yang tidak perlu di tulis berulang kali tetapi dengan melakuakan perulangan dari instruksi yang tersedia.Beberapa statement yang ada dalam bahasa pemrograman antara lain : for... ,while()...,do...while(),repeat ... until,for...downto...do,for..to...do,dll.Sebagai contoh  menampilkan huruf sebanyak n kali ke layar sebagai berikut :
  1. Deklarasi variable huruf untuk meyimpan karakter yang akan di tampilkan.
  2. Deklarasi variable n untuk menyimpan banyaknya perualangan.
  3. Deklarasi variable counter yang di gunakan sebagai counter perulangan yang sudah dilakukan.
  4. Masukan sebuah karakter dan simapan dalam variable huruf.
  5. Masukan banyaknya perulangan yang di inginkan dan masukan dalam variable n.
  6. Set nilai counter dengan 0.
  7. Tampilkan huruf ke layar.
  8. Lakukan penambahan counter dengan 1.
  9. Jika nilai counter <n,kerjakan langkah 6.
  10. Jika nilai counter =n,selesai.





Komentar